IB FXCM Indonesia No Comments

Banyak trader forex yang masih belum paham dan belum mengerti perbedaan broker bandar / dealing desk ( DD ) dan bukan bandar / no dealing desk ( NDD ) , padahal dalam memilih broker forex sangat penting harus paham apakah broker tersebut menggunakan eksekusi Dealing Desk atau No Dealing Desk, berikut ini penjelasan dan perbedaan broker forex Dealing Desk banyak disebut juga broker bandar dengan broker forex No Dealing Desk banyak disebut juga broker yang fair tidak ikut campur dalam kegiatan trading para nasabahnya.

Broker Bandar = Dealing Desk / DD

Dealing Desk = Bandar = Bucket Shop.
Apa artinya bandar? ini berarti bahwa mereka dalam posisi melawan trading anda, kalau Anda loss maka mereka akan mendapatkan income. Anda loss $1000 maka bandar akan mendapatkan income $1000. Ini adalah cara kerja broker bandar.
Broker bandar ini umumnya akan membatasi trading style klien, dan juga ditambah dengan banyaknya ‘Trading Terms’ yang menguntungkan mereka sendiri. Hal tersebut terjadi karena memang Conflict of Interest diantara broker dan klien sangat tinggi. Hal ini juga membuka peluang terjadinya kecurangan-kecurangan tanpa sepengetahuan, seperti dengan cara eksekusi order dilambatin, server sering down, hang, requote, harga gak gerak (freeze), stop loss hunting, dilarang pakai teknik ini itu, manipulasi harga, dan lain-lain supaya anda mudah kalah/loss.
Jadi agar orang tetap tertarik, maka biasanya mereka tampil dengan beragam iming-iming dan fasilitas yang fantastis, seperti leverage bisa sampai 1:400, 1:500 bahkan 1:1000, bebas bunga/swap, spread kadang super kecil dan fixed (spread bisa dibuat & tidak sesuai market), banyak berikan bonus-bonus yang tidak masuk akal, bisa deposit dengan pihak ke 3, dan hal-hal lain yang bertujuan untuk menarik orang agar sesegera mungkin melakukan deposit.

Broker Dealing Desk / bandar hampir rata-rata menghambat nasabahnya untuk bisa mudah profit, dengan aturan-aturan yang ketat untuk membatasi gaya trading nasabah, karena jika nasabah profit terus menerus maka kerugian di pihak broker forex itu sendiri, bila nasabah loss maka keuntungan bagi broker forex tersebut.

Pintar-pintarlah memilih broker forex, karena sangat mempengaruhi hasil trading anda ! Untuk kelangsungan trading forex anda jangka panjang, pilihlah broker yang benar-benar NO DEALING DESK

Mungkin anda sering mendengar kasus di beberapa broker bandar / dealing desk, adanya nasabah yang account nya di block, dihentikan kegiatan tradingnya, tidak bisa menarik / withdrawal profit, dilarang meneruskan trading menggunakan tehnik tertentu, dikarenakan nasabah sering profit sehingga broker bandar akan mengintervensi nasabah dengan alasan-alasan yang membuat nasabah tersebut menghentikan kegiatan tradingnya, atau bahkan “mengusir” secara halus agar keluar dari broker tersebut, karena di anggap merugikan broker bandar tersebut.

Broker Non Bandar = No Dealing Desk / NDD

Ciri dan karakteristik dari broker No Dealing Desk / NDD :

  • Mereka meengambil keuntungan hanya dari selisih spread.
  • Mereka meneruskan order ( posisi buy / sell ) dari klien ke ke liquidity provider-nya yang menjadi mitra broker (bisa bank besar atau bahkan pialang besar lainnya)
  • Tidak membatasi gaya trading nasabah seperti scalping, hedging, trap, dsb. Mengapa bisa bebas? karena memang tidak ada Conflict of Interest diantara broker dengan klien.
  • Karena NDD, harga yang tersedia di nasabah apa adanya tanpa terdapat perubahan atau campur tangan dari pihak broker. Akibatnya harga / spread tidak mungkin fixed (spread pasti berubah-rubah sesuai market / variable / floating). Harga terjadi apa adanya sesuai yang terjadi di forex market.
  • Umumnya leverage yang diberikan tidak terlalu tinggi, umumnya menggunakan leverage 1:100. Semua harus sesuai dengan apa yang ada di forex market sesungguhnya.

FXCM UK sebagai broker NO DEALING DESK

FXCM UK – No Dealing Desk

FXCM UK adalah salah 1 broker forex yang benar-benar no dealing desk / bukan bandar, karena FXCM UK juga regulasi FCA di Inggris, maka FXCM UK benar-benar fair dan aman, pengawasan yang dilakukan pihak regulator dalam hal ini FCA, sangat ketat dan melindungi para nasabah agar tidak dirugikan oleh broker forex.
FCA di Inggris merupakan salah 1 pihak regulator yang diakui oleh negara-negara di dunia, tidak semua broker forex bisa mempunyai regulasi dari FCA.
FXCM mempunyai berbagai kantor cabang di berbagai negara, lebih disarankan trading forex di FXCM UK yang No Dealing Desk, dimana FXCM sendiri mempunyai FXCM Markets di US, dimana menggunakan eksekusi Dealing Desk dan FXCM Markets tanpa regulasi, meskipun FXCM perusahaan yang terpercaya, tetapi alangkah baiknya demi kemudahan dan kenyaman trading forex anda disarankan registrasi di FXCM UK saja sebagai broker No Dealing Desk dan di regulasi oleh FCA di Inggris.

Kami forexbrokerpro.net sebagai IB resmi FXCM UK siap melayani anda yang ingin trading di FXCM UK dengan eksekusi no dealing desk, spread rendah dan tanpa komisi. Silahkan hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

Saran untuk anda

Mengenal broker forex termasuk dalam kategori mana tentunya gampang-gampang susah, mengingat proses dibalik layar sepenuhnya kita tidak bisa melihat. Banyak pula broker palsu yang mengaku No Dealing Desk / NDD padahal tidak. Jelilah dalam mengamati tawaran serta perhatikan regulasi dari broker tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *